Aksi Demo Saat Persidangan Perkara Tindak Pidana Lingkungan Hidup Di PN Padang

Bahwa pada hari Kamis tanggal 09 Januari 2019 sekitar pukul 10.30 WIB di Pengadilan Negeri Padang dilaksanakan persidangan perkara Tindak Pidana Lingkungan Hidup Nomor 642/Pid.Sus/LH/2019/PN.Pdg a.n. Terdakwa Drs. RUSMA YUL ANWAR, M.Pd. dengan Dakwaan Kesatu Pasal 98 Ayat (1) UU No. 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kedua Pasal 109 UU No. 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan Agenda Persidangan Tuntutan oleh JPU.

Bahwa Majelis Hakim dalam perkara tersebut diketuai oleh dengan Hakim Ketua Khairulludin, S.H., M.H., Hakim Anggota I Agus Komarudin, S.H., M.H. dengan dibantu oleh seorang Hakim Anggota II sebagai pengganti dikarenakan Hakim Ketua pada persidangan sebelumnya yaitu Hakim DR. Gutiarso, S.H., M.H masih menjalani cuti

Bahwa Jaksa Penuntut Umum yang hadir dalam persidangan tersebut berjumlah 2 (dua) orang yaitu :

  1. Hafiz Kurniawan, S.H. selaku Kasi Pidum Kejari Pessel; &
  2. Monica Sevi Herawati, S.H. selaku Kasubsi Eksekusi & Ekseminasi Kejari Pessel.

Bahwa dalam melaksanakan persidangan Terdakwa didampingi oleh Penasehat Hukum dari Kantor Hukum Sutomo & Rekan.

Bahwa persidangan ditunda dikarenakan Tuntutan JPU belum dapat dibacakan/belum siap.

Bahwa pengunjung sidang yang hadir dalam perkara tersebut berjumlah ±46 (kurang lebih empat puluh enam) orang yang terdiri dari pendamping para Saksi, Keluarga & Kerabat Terdakwa, Kolega Terdakwa, Pendukung Terdakwa, Wartawan, pengunjung sidang dalam perkara lain, dll.

Bahwa sidang ditunda selama 2 minggu dan akan dilanjutkan kembali pada hari Kamis tanggal 23 Januari 2020 dengan Agenda Pembacaan Tuntutan

Bahwa persidangan berjalan aman, lancar, dan selesai pada pukul 11.15 WIB.

Bahwa diwaktu yang bersamaan juga terjadi aksi demonstrasi di depan Kantor Pengadilan Negeri Padang dari massa yang mengaku dari Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Sumbar beserta Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan Sumbar dengan jumlah masa ±40 (kurang lebih empat puluh) orang yang menuntut penegakan hukum yang seadil-adilnya terhadap Terdakwa terkait perusakan hutan mangrove di Kabupaten Pesisir Selatan dan meminta pelau pengrusakan mangrove & perusak hutan lindung untuk dihukum seberat-beratnya karena menurut para demonstran hutan mangrove adalah sumber kehidupan.

Bahwa setelah menyuarakan tuntutan dan mengetahui persidangan pada hari ini ditunda kemudian masa demonstran membubarkan diri secara damai dan tertib pada pukul 10.55 WIB. (**)